Selasa, 11 Desember 2018 21:43

Putri Konglomerat Turki Tewas setelah Jet Pribadi Meledak, Diduga karena Serangan

Selasa, 13 Maret 2018 23:19 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
Putri Konglomerat Turki Tewas setelah Jet Pribadi Meledak, Diduga karena Serangan
Sosialita asal Turki. semua tewas dalam kecelakaan pesawat jet pribadi. foto: mirror.co.uk

LONDON, BANGSAONLINE.com - Mina Basaran, putri konglomerat Turki tewas bersama tujuh temannya sesama sosialita Turki saat mereka melakukan perjalanan ke Dubai. Pesawat jet ini terbakar dan jatuh di sebuah pegunungan Zargos, kawasan terpencil kawasan Iran. Tiga awak pesawat ikut menjadi korban. 

Mina Basaran (28) diketahui merupakan ahli waris konglomerat. Bahkan diketahui dalam waktu dekat ini ia hendak menikah. Ia meninggal bersama tujuh temannya dan tiga awak pesawat saat melakukan perjalanan ke Dubai.

Dilaporkan bahwa mesin Bombardier Challenger buatan Kanada ini mendapat serangan pada pertengahan penerbangan, sebelum jatuh ke tanah di atas distrik Kiyar di Chaharmahal dan Provinsi Bakhtiari, Iran.

Dalam posting yang memilukan untuk Instagram-nya, Ms Basaran mengupload gambar dirinya yang tersenyum dari kursi pesawat sambil memegang balon berbentuk hati.

Informasi yang dihimpun, jet lepas landas pada hari Minggu dari Bandara Internasional Sharjah di UAE. Menurut FlightRadar24, pesawat memperoleh ketinggian sekitar satu jam penerbangan, sebelum jatuh drastis dalam hitungan menit.

Layanan darurat mengungkapkan lokasi kecelakaan di Pegunungan Zargos. Hingga berita ini diterbitkan, semua mayat telah ditemukan.

Sekadar informasi, sosialita kelahiran Turki iini adalah putri dari konglomerat bisnis Huseyin Basaran, mantan wakil ketua klub sepak bola Trabzonspor, serta investor di berbagai sektor termasuk yachting, finance, and aviation.

Salah satu perusahaannya adalah pemegang saham utama di Bahrain Middle East Bank BSC, sebuah bank investasi kecil. Ia juga memiliki proyek konstruksi, termasuk serangkaian blok apartemen mewah di sisi Istanbul yang disebut "Menara Mina", sesuai nama putrinya.

Jet tersebut juga terdaftar di perusahaan Mr Basaran, Basaran Holding. 

Adapun mereka yang meninggal, telah diidentifikasi bernama Zeynep Coşkun, Ayşe And, Burcu Urfalı, Aslı İzmirli, Liana Hananel, Jasmin Baruh, dan Sinem Akay.

Kepala organisasi kemanusiaan Turki, Bulan Sabit Merah, Kerem Kinik mengatakan di Twitter: "Bangkai jet dan mayat-mayat ditemukan, mereka akan dibawa turun dari gunung saat matahari terbit. Ucapan belasungkawa kepada orang-orang yang kehilangan orang yang mereka cintai ."

Sumber: mirror.co.uk
Jumat, 07 Desember 2018 13:40 WIB
Oleh: Muchammad Toha*Terlalu pagi saya mendarat di Bandara Hang Nadim, karena untuk sampai di Batam tanpa transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta dapatnya pesawat pagi. Maka, cukup alasan hotel untuk tidak memberikan kamar pada saya. Bah...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...