Pasangan calon gubernur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa berharap pemerintah segera meningkatkan industri kopi di Indonesia.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pasangan calon gubernur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa berharap pemerintah segera meningkatkan industri kopi di Indonesia, karena sampai saat ini Indonesia produsen kopi nomer empat di dunia. Sebelumnya, Indonesia adalah produsen kopi nomor tiga di dunia.
Industri kopi seperti ini akan menjadi inpirasi bagi seluruh petani kopi di seluruh Indonesia, dan tentunya pemerintah untuk bisa meningkatkan produksi kopi terutama di Jawa Timur. Sehingga antara sektor agro dan manifaktur itu berseiring, untuk bisa meningkatkan kesejahteraan para petani dan menyerap tenaga kerja.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
- Hardiknas 2026: Gubernur Khofifah Tegaskan Jawa Timur Jadi Barometer Pendidikan Nasional
- May Day 2026: Gubernur Khofifah Ajak Kolaborasi Industri dan Pekerja
"Para petani kopi terutamna dari Jawa Timur bisa mendapatkan harapan bahwa produk mereka terserap oleh pasar. Selain itu bisa menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi," kata Kofifah kepada wartawan saat usai mengunjungi PT Santos Jaya Abadi di Taman Sidoarjo, Jum'at (9/3).
"Kopi akan meluaskan jaringan pasar ekspor Indonesia, terutama pasar ekspor di Jawa timur. Di sini banyak karyawan terutama para perempuan akan menjadi bagian dari penguatan pemberdayaan perempuan. Sinergitas antara sektor agro dan manifaktur, kemudian padat karya,jadi referensi bagaimana membangun harmoni dengan masyarakat sekitar dilakukan di perusahaan ini," jelasnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Novi Lia Astan selaku manager plant di PT. Santos Jaya Abadi yang memproduksi Kapal Api mengatakan mengapresiasi Khofifah. "Kami bersama karyawan ini jadi bisa menjalin komunikasi yang lebih baik untuk perkembangan kopi di Indonesia. Semoga Ibu Khofifah tetap sehat sehingga bisa diharapkan mencapai yang diharapkan untuk warga masyarakat Jawa Timur," pungkasnya. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






