Selasa, 20 Agustus 2019 15:31

Awalnya Dikira Mainan, Penambang Pasir di Situbondo Temukan Granat

Senin, 22 Januari 2018 01:19 WIB
Wartawan: Mursidi
Awalnya Dikira Mainan, Penambang Pasir di Situbondo Temukan Granat
Anggota Polres Situbondo dan warga saat melihat temuan granat .

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Seorang penambang pasir di aliran Sungai Sampeyan Baru Situbondo menemukan sebuah granat yang diduga sisa perang kemerdekaan RI, Sabtu (20/1).

Erfan (45) warga Desa Suling, Kecamatan Cermee, Bondowoso yang pertama kali menemukan granat tersebut. Ia melihatnya saat menyelam di dasar sungai untuk mengambil pasir dengan menggunakan peralatan manual.

Ia sempat mengira benda berkarat yang ditemukan itu merupakan pemberat pancing atau mainan berbahan besi yang hanyut saat terjadi banjir bandang. Beruntung, sebelum dibawa pulang salah satu temannya curiga jika benda adalah granat. Takut meledak, granat itu langsung dilempar Erfan ke tegalan warga, dan melaporkannya ke polisi.

“Begitu ditemukan benda yang dikira mainan itu sempat dibuat lempar-lemparan oleh Erfan dan Kusno. Setelah saya lihat benda itu kok seperti granat, mendengar benda itu adalah granat dan takut meledak, langsung dilemparkan ke ladang dan saya laporkan ke aparat Polsek kota,” kata Sumarjo.

Mendapat laporan penemuan granat, Kapolsek Kota Kasatreskrim AKP Masykur, Kabag Ops Polres Situbondo Kompol Sumarsono bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi penemuan di Dusun Cangkring, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo.

“Untuk memastikannya, kami sudah koordinasi dengan Unit Penjinak Bom (Jibom) Brimob Bondowoso terkait temuan benda berbahaya ini,” terang Kabag Ops Polres Situbondo Kompol Sumartono di lokasi.

Saat ditemukan, kondisi granat memang sudah cukup usang dan berkarat. Belum diketahui, apakah granat masih dilengkapi pemicu atau tidak. Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, polisi langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi granat.

“Personil Jibom Brimob sudah perjalanan ke lokasi untuk mengamankan granat itu. Nanti mereka yang akan menyelidiki apakah granat itu masih aktif atau tidak,” pungkasnya. (mur/had/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...