Kamis, 17 Oktober 2019 16:00

Awalnya Dikira Mainan, Penambang Pasir di Situbondo Temukan Granat

Senin, 22 Januari 2018 01:19 WIB
Wartawan: Mursidi
Awalnya Dikira Mainan, Penambang Pasir di Situbondo Temukan Granat
Anggota Polres Situbondo dan warga saat melihat temuan granat .

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Seorang penambang pasir di aliran Sungai Sampeyan Baru Situbondo menemukan sebuah granat yang diduga sisa perang kemerdekaan RI, Sabtu (20/1).

Erfan (45) warga Desa Suling, Kecamatan Cermee, Bondowoso yang pertama kali menemukan granat tersebut. Ia melihatnya saat menyelam di dasar sungai untuk mengambil pasir dengan menggunakan peralatan manual.

Ia sempat mengira benda berkarat yang ditemukan itu merupakan pemberat pancing atau mainan berbahan besi yang hanyut saat terjadi banjir bandang. Beruntung, sebelum dibawa pulang salah satu temannya curiga jika benda adalah granat. Takut meledak, granat itu langsung dilempar Erfan ke tegalan warga, dan melaporkannya ke polisi.

“Begitu ditemukan benda yang dikira mainan itu sempat dibuat lempar-lemparan oleh Erfan dan Kusno. Setelah saya lihat benda itu kok seperti granat, mendengar benda itu adalah granat dan takut meledak, langsung dilemparkan ke ladang dan saya laporkan ke aparat Polsek kota,” kata Sumarjo.

Mendapat laporan penemuan granat, Kapolsek Kota Kasatreskrim AKP Masykur, Kabag Ops Polres Situbondo Kompol Sumarsono bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi penemuan di Dusun Cangkring, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo.

“Untuk memastikannya, kami sudah koordinasi dengan Unit Penjinak Bom (Jibom) Brimob Bondowoso terkait temuan benda berbahaya ini,” terang Kabag Ops Polres Situbondo Kompol Sumartono di lokasi.

Saat ditemukan, kondisi granat memang sudah cukup usang dan berkarat. Belum diketahui, apakah granat masih dilengkapi pemicu atau tidak. Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, polisi langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi granat.

“Personil Jibom Brimob sudah perjalanan ke lokasi untuk mengamankan granat itu. Nanti mereka yang akan menyelidiki apakah granat itu masih aktif atau tidak,” pungkasnya. (mur/had/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...