Sabtu, 20 Juli 2019 23:51

Rangsang Minat Baca, Komunitas Sosial Panggon Moco Dirikan Perpus Mini

Sabtu, 02 Desember 2017 18:38 WIB
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Rangsang Minat Baca, Komunitas Sosial Panggon Moco Dirikan Perpus Mini
Anak-anak saat mengujungi perpus mini. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komunitas Sosial Panggon Moco mendirikan perpustakaan mini di Dusun Pancaran, Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Ada berbagai macam jenis buku di perpustakaan ini, mulai dari buku pengetahuan, teknologi, anak-anak, cerpen, agama, dan literasi lain.

Menurut Ketua Komunitas Sosial Panggon Moco, Muhammad Sholihuddin, hadirnya perpustakaan mini ini bertujuan untuk mengajak pemuda dan anak-anak meningkatkan minat baca. Selain itu, adanya perpustakaan mini untuk menumbuhkan nilai integritas pada anak sejak dini.

"Panggon moco hadir dengan belajar, membangkitkan literasi dan mengajak masyarakat mulai menumbuhkan nilai integritas sejak dini," katanya.

Dia lantas menceritakan asal mula terciptanya perpustakaan mini yang diinisiasi Komunitas Sosial Panggon Moco.

Awalnya, komunitas ini merasa prihatin melihat rendahnya minat baca anak-anak pelajar. Sebab, mereka lebih suka bermain dan main game untuk mengisi waktu luang setelah sekolah.

"Sekarang ini minat baca mulai berkurang, terlebih lagi di masyarakat pedesaan yang sudah mulai menggunakan smartphone untuk menggali informasi.  Karena itu, kami termotivasi untuk membuat perpustakaan mini ini," ungkapnya.

Dewi Irmawati, anggota Komunitas Sosial Panggon Moco menyatakan, perpustakaan mini tersebut juga sebagai tempat untuk bermain yang asik untuk anak-anak. "Selain membaca, perpustakaan mini cocok untuk bermain dan ajang mendidik bagi anak-anak," katanya.

Menurut dia, komunitas yang diinisiasi pemuda asal Desa Siwalan dan Sumurber Kecamatan Panceng tersebut mempunyai visi tersendiri untuk menumbuhkan minat baca di perdesaan.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengajak anak-anak gemar membaca, mulai dari sosialisasi hingga membuat lomba. Hal ini dilakukan, lanjut Dewi, agar anak-anak bisa mengisi waktu luang dengan membaca di perpustakaan mini.

"Sasaran kita sementara ini anak-anak dan remaja. Kami juga membuat acara lomba mewarnai tingkat posyandu, play group dan TK se-Desa Sumurber dengan tujuan untuk mensosialisasi panggon moco. Hal ini agar anak dan ibu, mengetahui ada perpustakaan serta bisa belajar atau sekadar bermain yang mendidik disana," paparnya. 

Ke depannya, tambah dia, tak hanya anak-anak yang bisa belajar di perpustakaan tersebut. Komunitas Sosial Panggon Moco juga mengajak remaja sekitar untuk bersama-sama kembali menggelorakan literasi khususnya dikawasan perdesaan. (hud/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...