Bersama Bu Mun, kemudian pria kelahiran Desa Darurejo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang ini melepas puluhan bola warna-warni sebagai pertanda dibukanya turnamen yang diikuti 24 tim tersebut. Kemudian, Gus Syaf menggunting pita di tengah-tengah lapangan.

Sebagai pertanda pertandingan dimulai dalam laga pembuka antara tim tiger (Ploso) melawan tim Restu (Surabaya), Gus Syaf melempar bola ke tengah lapangan yang diterima pemain. Selanjutnya, wasit memulai pertandingan antara dua tim tersebut.
“Dalam kegiatan ini, saya sama Bu Mun mengajak olahraga bersama warga supaya bisa hidup sehat. Kebetulan saya dulu atlet, juga guru olahraga. Jadi, saying ingin kebiasaan berolahraga untuk menuju hidup yang sehat itu disadari warga, ini penting dan baik bagi hidup kita,” ujar Gus Syaf kepada Bangsaonline.com.










