Derita Ida, Anak Umur 10 Tahun dari Ponorogo, Harus Diikat Kakinya ketika Ditinggal Kerja

Derita Ida, Anak Umur 10 Tahun dari Ponorogo, Harus Diikat Kakinya ketika Ditinggal Kerja Kondisi Ida yang terikat kakinya selama ditinggal orang tuanya bekerja di sawah.

"Saya juga tidak membawa ke rumah sakit. Hanya puskesmas saja. Cuma diberi obat saja," kata dia seperti dikutip dari beritajatim.com.

Dari sakit, lanjut dia, Ida tidak pernah mendapat bantuan sama sekali dari Pemkab . Sri menerangkan jika ditangani Ida bisa saja sembuh. "Pengennya ditangani, Pemkab lebih memperhatikan. Selama ini sampai Ida umur 10 tahun tidak ada penangan dari pemerintah," terangnya.

Sedangkan ayah Ida, Barokah, juga pasrah. "Pasrah saja, soalnya tidak punya biaya untuk mengobati Ida," katanya.

Barokah menerangkan kemarin sempat ada secercah harapan ketika tiga bulan silam ada yang mengaku oknum dari Komnas HAM datang. Ida sudah disyuting dan ditanyain. "Tapi tidak ada tindak lanjut. Malah beban mental yang saya terima," katanya.

Dia berharap Bupati Ipong Muchlissoni bisa menjenguk keluarganya yang serba pas-pas-an ini. Ida juga bisa sembuh seperti anak-anak lain.

Di sisi lain, Kepala Desa Teguhan, Rudy, menerangkan memang ada yang mengaku komnas HAM dan menjenguk Ida. "Saya juga pegang suratnya kemarin itu," katanya.

Namun anehnya, setelah komnas HAM datang tidak ada satu pun yang datang. Jadi seakan sia-sia. Dia berharap dengan , Ida bisa terselamatkan. (jap/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO