Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Tegaskan Pembangunan Berkelanjutan di Usia 1.097 Tahun

BANGSAONLINE.com - Momentum Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 menjadi ajang refleksi pembangunan sekaligus penegasan arah masa depan infrastruktur dan lingkungan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi yang mengangkat '1.097 Tahun Pasuruan: Refleksi Pembangunan, Menatap Masa Depan” bersama anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Hasan Bisri, M. Khoirul Anam, dan Akhmad Mujangki.

Hasan Bisri menekankan bahwa Pasuruan telah bertransformasi dari daerah agraris menjadi pusat industri dan pariwisata.

“Refleksi terbaik adalah melihat seberapa besar pembangunan berdampak pada kesejahteraan warga. Tugas kami memastikan lompatan fisik tidak meninggalkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Khoirul Anam menyoroti capaian konektivitas jalan dan jembatan. Ia memaparkan, “Lewat Program ke-11, akses jalan kabupaten kini saling terhubung, memudahkan mobilitas hasil tani dan industri. PJU LED juga membuat jalanan lebih terang dan aman.”

Sedangkan Akhmad Mujangki mengingatkan tantangan lingkungan yang semakin berat. Disampaikan bahwa, “Pertumbuhan industri membawa risiko banjir dan sampah. Pembangunan ke depan harus berkonsep sustainable development, ramah lingkungan dan berpihak pada rakyat.”

Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan juga menegaskan komitmen mitigasi banjir melalui koordinasi dengan BBWS Brantas, modernisasi irigasi pertanian, serta penguatan program Bank Sampah Desa. Penataan ruang terbuka hijau (RTH) di setiap kecamatan disebut sebagai prioritas untuk menjaga keseimbangan ekologi.

“Harapan terbesar kami adalah Pasuruan yang tidak hanya maju infrastrukturnya, tapi juga hijau, bebas banjir, dan lestari lingkungannya. Pembangunan terbaik adalah yang bisa diwariskan dengan bangga untuk anak cucu,” kata Akhmad Mujangki. (red)