Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan menegaskan bahwa makna kemerdekaan harus diwujudkan dalam kerja nyata melalui pendidikan karakter, pelestarian budaya, dan pemberdayaan pemuda.

Hal ini disampaikan dalam diskusi bertema 'Merawat Jiwa Nasionalisme: Dari Pekik Merdeka ke Kerja Nyata untuk Pasuruan' bersama 3 anggota dewan, Andri Wahyudi, Akhmad Sholeh, dan Nikmah Jamilah.

Mas AW, sapaan akrab Andri Wahyudi menekankan, kemerdekaan sejati adalah hadirnya keadilan sosial. 

“Hari ini merdeka berarti anak-anak di pelosok bisa sekolah tanpa kendala biaya, warga miskin mudah berobat, dan tidak ada lagi lansia yang terlantar,” ujarnya.

Sedangkan Akhmad Sholeh menambahkan pentingnya pelestarian sejarah lokal.

“Cinta tanah air tumbuh saat kita bangga pada budaya sendiri dan menghargai jasa para veteran. Jangan sampai identitas kita terkikis oleh budaya luar,” katanya.

Sementara itu, Nikmah Jamilah menyoroti peran pemuda dalam mengisi kemerdekaan.

“Kemerdekaan bagi anak muda Pasuruan berarti memiliki ruang berkarya, kesempatan kerja, dan kebebasan mengekspresikan ide positif untuk membangun desa,” tuturnya.

Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan juga mendorong pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, penguatan tradisi gotong royong, serta dukungan bagi UMKM dan produk lokal sebagai bentuk bela negara di era modern.

Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada veteran dan lansia pejuang melalui program hibah, jaminan kesehatan, dan kegiatan silaturahmi.

“Untuk seluruh pemuda Pasuruan, kemerdekaan ini adalah warisan sekaligus tanggung jawab. Jangan tanya apa yang diberikan daerah untukmu, tapi tanyakan apa aksi nyatamu untuk Pasuruan hari ini. Merdeka!” ucap Nikmah Jamilah. (red)