iustrasi
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Memasuki musim penghujan tahun ini, nyamuk demam berdarah mulai gentayangan. Akibatnya, dua bocah bernama Miftahul Jannah (9) dan Devan (10) asal Kampung Semah Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang meninggal.
"Sesuai hasil dianogsa pihak dokter Rumah Sakit Daerah (RSUD) Kabupaten Sampang dua bocah itu meninggal karena demam berdarah," ucap Azis salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Polagan, Selasa (8/12) dilansir beritajatim.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Sementara itu, M Rozak, Lurah Polagan saat ditemui terpisah membenarkan kejadian tersebut. Ia meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk segera melakukan fogging di tempat yang menjadi sumber petaka di kelurahannya.
"Kita sudah meminta kepada pihak Dinkes untuk melakukan fogging secara rutin, selain itu kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk hidup bersih khususnya membersihkan tempat-tempat yang menjadi sumber berkembangbiaknya nyamuk deman berdarah," pungkasnya. (jat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






