Ilustrasi: Acara wisuda di Unair.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sepanjang tahun 2015, Universitas Airlangga (UA) mencetak 6.534 lulusan mulai jenjang D-3, S-1, S-2, hingga program S-3. Prosesi wisuda dilaksanakan sebanyak empat kali. Yakni, pada 28-29 Maret 2015 (2.368 wisudawan), 6 Juni 2015 (280 wisudawan), 19-20 September 2015 (3.094 wisudawan), dan Desember 2015 (792 wisudawan).
Pelaksanaan wisuda tahap akhir diadakan di Gedung Airlangga Convention Center, Kampus C Mulyorejo.
Berbeda dengan tiga prosesi sebelumnya, Rektor Universitas Airlangga (UA) Prof. Dr. H. Mochammad Nasih, SE, MT, Ak, didampingi oleh para dekan dan pimpinan fakultas anyar masa bakti 2015-2020. Mereka baru dilantik pada 6 November 2015 lalu.
Dalam sidang terbuka ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) kembali mendominasi dengan menyertakan 198 wisudawan. Disusul Fakultas Kedokteran (141 wisudawan) dan Fakultas Hukum (87 wisudawan).
“Saya bangga pada lulusan Universitas Airlangga. Semoga para wisudawan dapat memberi sumbangsih positif dan berperan konkret di masyarakat. Gelar yang sudah disematkan, mesti dipertanggungjawabkan dengan cara menebar manfaat untuk lingkungan sekitar,” kata Prof. Nasih.
Dia menambahkan, lulusan pendidikan tinggi harus jadi eksponen yang kontributif. Sebagaimana motto kampus “Excellence with Morality”, para wisudawan dituntut selalu berpikir dan bertindak positif serta mengamalkan ilmunya dengan baik.
Dalam sambutan di acara wisuda September lalu, Rektor mengapresiasi peraih beasiswa (S-1) Bidik Misi yang menyelesaikan studi tepat waktu. Betapa tidak, mereka berangkat dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang beruntung. Di sisi lain, mereka yang berasal dari keluarga berkecukupan,seharusnya dapat menorehkan prestasi lebih baik.
Rektor menyampaikan, Bidik Misi merupakan beasiswa pemerintah untuk empat tahun masa perkuliahan. Bila mahasiswa peraih Bidikmisi gagal menyelesaikan studi selama delapan semester, biaya perkuliahan selanjutnya harus ditanggung sendiri.






