Dukung Prestasi Mahasiswa, IKA Unirow Tuban Salurkan Bantuan Peralatan untuk 11 UKM

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wujud nyata kepedulian alumni terhadap almamater kembali ditunjukkan oleh Ikatan Alumni (IKA) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban. Bertempat di gedung rektorat kampus setempat, IKA Unirow menyerahkan bantuan sarana dan peralatan kegiatan kepada 11 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Kamis (20/8/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua Presidium IKA Unirow, Suwandi, dengan didampingi oleh Rektor serta jajaran Wakil Rektor. Langkah ini menjadi bagian dari strategi mempererat kolaborasi antara alumni dan pihak kampus, sekaligus memacu mahasiswa agar lebih produktif mengukir prestasi.

Ketua Presidium IKA Unirow, Suwandi, mengapresiasi keterbukaan pihak rektorat yang terus memberi ruang bagi alumni untuk berkontribusi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor yang telah mempercayai kami. Mudah-mudahan sinergitas ini terus terjalin untuk menjadikan Unirow semakin baik dan maju,” ujarnya.

Alumni program studi Pendidikan Matematika tersebut menegaskan bahwa komitmen memajukan kampus merupakan tanggung jawab bersama seluruh alumni di mana pun berada. Ia berpesan agar para mahasiswa tidak menilai bantuan dari nilainya, melainkan dari manfaat jangka panjang yang dihasilkan.

“Jangan melihat nilainya, tetapi lihat kemanfaatannya. Harapan kami, bantuan ini bisa melahirkan prestasi yang membanggakan,” tegasnya.

Suwandi juga menekankan pentingnya rasa memiliki dan tanggung jawab dari setiap pengurus UKM dalam merawat peralatan yang telah diberikan.

“Setelah menerima bantuan, jangan sampai tidak ada tanggung jawab. Jagalah dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Wujud Kolaborasi Berkelanjutan

Pada kesempatan yang sama, Rektor Unirow Tuban, Dr. Warli, menyampaikan rasa terima kasih atas konsistensi alumni dalam mendukung sarana prasarana kampus. Menurutnya, kontribusi IKA Unirow sebelumnya juga telah diwujudkan dalam bentuk pembangunan fisik, seperti gazebo dan fasilitas pendukung lainnya.

“Bantuan dari alumni ini tidak hanya untuk UKM, tetapi juga untuk kepentingan kampus yang lain. Kami sangat berterima kasih kepada para alumni,” kata Warli.

Warli menerangkan, bantuan peralatan disalurkan berdasarkan daftar kebutuhan yang diajukan oleh masing-masing UKM. Bantuan diserahkan dalam bentuk fisik barang—bukan dana tunai—sehingga bisa langsung digunakan untuk menunjang operasional kegiatan mahasiswa.

Ia berharap ketersediaan fasilitas baru ini mampu melecut semangat mahasiswa dalam berinovasi dan mengharumkan nama kampus.

“Harapan saya, alat yang sudah diberikan ini menjadi motivasi bagi semua UKM. Mudah-mudahan bisa mewujudkan prestasi dan inovasi sehingga UKM semakin berkembang,” tuturnya.

Sebagai penutup, Warli menegaskan bahwa bentuk balasan terbaik yang diharapkan pihak kampus maupun alumni adalah pembuktian kualitas diri mahasiswa lewat karya nyata.

“Tidak perlu berterima kasih kepada saya. Wujudkan saja dalam sebuah prestasi,” pungkasnya.