SITUBONDO,BANGSAONLINE.com - Maman Wahyudi (30), warga Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Bama, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih ditemukan meninggal dunia, Kamis (2/7/2026) sore.
Korban sebelumnya dilaporkan terseret ombak saat memancing usai mengikuti ritual Bakungan di Pantai Bama pada Selasa (30/6/2026).
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan korban ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian.
Sejak menerima laporan kejadian, kata Puriyono, Tim SAR langsung melakukan pencarian mulai dari bibir pantai hingga titik lokasi korban diduga tenggelam. Pencarian juga diperluas ke perairan Pandean dan sekitarnya.
“Kami berupaya dengan menggunakan beberapa alat, seperti perahu karet, alat komunikasi HT, alat navigasi satu set, kantong mayat dan lain-lain,” ungkapnya, Jumat (3/7/2026).
Setelah berbagai upaya dilakukan, lanjut Puriyono, korban akhirnya ditemukan oleh keponakannya, Ismanto (45), bersama Santoso (30), yang turut membantu proses pencarian.
“Sekitar pukul 15.25 WIB, korban yang tenggelam ditemukan kemenakannya di pinggir pantai tepat di bawah pohon bakau dalam kondisi sudah meninggal dunia,” terangnya.
Sesaat setelah korban ditemukan, kedua keponakannya segera melaporkan penemuan tersebut kepada Tim SAR untuk dilakukan proses evakuasi.
Usai dievakuasi, jenazah Maman Wahyudi langsung dipulangkan ke rumah duka menggunakan ambulans milik Puskesmas Wonorejo.
“Karena korban telah ditemukan dan telah diserahkan kepada keluarga, maka operasi SAR resmi selesai dan ditutup,” pungkasnya.










