Ilustrasi
LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Seorang pemuda asal Desa Pangean, Kecamatan Maduran, Toriqoh Alfarel Haqiqih (21) diduga menjadi korban pembegalan saat perjalanan pulang usai bermain skateboard di Alun-alun Lamongan, Minggu (3/5/2026) dini hari.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Pucuk–Brondong, tepatnya di wilayah Desa Miru, Kecamatan Sekaran, sekitar pukul 02.30 WIB.
BACA JUGA:
- Pencari Rumput di Lamongan Ditemukan Tewas Mengapung di Waduk German
- Polres Lamongan Amankan 74 Penggembira Liar Pengesahan PSHT dan Tilang 66 Motor Brong
- 2.057 Personel Gabungan Disiagakan, Kapolres Lamongan Tegaskan Larangan Konvoi Perguruan Silat
- Polres Lamongan Beri Peringatan Keras Oknum Pesilat, Ancam Tindak Tegas Pemicu Kericuhan
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sepeda motor, telepon genggam, serta sejumlah barang pribadi lainnya dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB saat korban berangkat dari rumah menuju Alun-alun Lamongan untuk berkumpul dan berlatih skateboard bersama komunitasnya.
Setelah itu, korban sempat singgah di sebuah warung kopi di kawasan Jalan Ahmad Yani.
Sekitar pukul 02.00 WIB, korban memutuskan pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 cc warna putih bernomor polisi S 2517 JAX.
Saat melintas di Jalan Raya Pucuk–Brondong, korban merasa diikuti oleh orang tak dikenal.
Tak lama kemudian, sekitar enam pelaku yang mengendarai dua sepeda motor mendekati korban dan berteriak meminta korban berhenti.
Para pelaku kemudian menghadang korban. Tiga orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat merah menendang korban dari arah belakang hingga terjatuh.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




