Wali Kota Kediri saat memberi sambutan. Foto: Ist
Selain pemenuhan gizi, SPPG diharapkan memberi edukasi tentang pola hidup sehat dengan pedoman gizi seimbang Isi Piringku. Menu yang disajikan akan dijelaskan kandungan gizinya agar masyarakat memahami takaran yang sesuai kebutuhan.
Wali Kota Kediri menambahkan, SPPG juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal dengan memanfaatkan bahan pangan dari petani, peternak, dan UMKM Kota Kediri.
“Insya Allah dengan niat yang baik dan kerja bersama, saya yakin SPPG ini akan menjadi pondasi lahirnya generasi Kota Kediri yang sehat, kuat, dan siap menyongsong masa depan,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, menyebut SPPG ini wujud komitmen pihaknya bersama Yayasan Kemala Bhayangkari dan Yayasan Nawasena Berkah Abadi. Bangunan berdiri di atas lahan 1.000 meter persegi dengan luas 400 meter persegi, sesuai standar Badan Gizi Nasional.
Sedangkan Anastasya selaku Kepala SPPG Semampir 1, menyebut layanan akan diberikan kepada 2.410 penerima manfaat dalam dua tahap di sekolah sekitar SPPG. Tahap pertama dijadwalkan 8 Januari atau 12 Januari, dan tahap kedua pada 19 Januari 2026.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan untaian bunga sebagai simbol dimulainya layanan gizi bagi masyarakat. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




