“Lingkungan hidup merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Santri harus menjadi agen perubahan melalui konsep Buksantren,” ujarnya.
Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, KH Sunarto, menyebut seminar ini mendukung visi pesantren dalam mewujudkan lingkungan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi pesantren, pemerintah daerah, dan akademisi untuk memperluas manfaat program lingkungan, termasuk pengembangan Program Kampung Iklim (Proklim).
Terpisah, Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, menyampaikan apresiasi atas komitmen pesantren dalam menjaga lingkungan.
“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku ramah lingkungan. Ketika nilai kepedulian ditanamkan sejak dini kepada santri, dampaknya akan berkelanjutan dan meluas ke masyarakat,” paparnya, Rabu (31/12/2025).










