Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala BKPSDM Agung Endro Dwi Setyo Utomo menunjukkan penghargaan BKN Award tahun 2025. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Asluchul Alif tidak akan melakukan mutasi pejabat pada tahun ini pascadilantik Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
“Tahun ini tidak ada mutasi pejabat. Tahun depan tinggal sebentar,” ujar Bupati Yani, Sabtu (28/11/2025).
BACA JUGA:
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- BAP Dugaan Perselingkuhan ASN di Lamongan Diserahkan ke Sekda
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
Ia menjelaskan bahwa mutasi pejabat baru akan dilakukan pada awal tahun depan, bertepatan dengan dimulainya pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Saat ini, dirinya bersama wakil bupati dan tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) telah merampungkan penyusunan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) serta menyiapkan uji kompetensi sebagai dasar penempatan pejabat.
“Manajemen talenta dan uji kompetensi untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan menempatkan ASN yang berpotensi pada posisi yang tepat, sehingga ada pembanding keduanya,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa program tersebut bertujuan membangun birokrasi yang profesional dan kompeten dengan memetakan talenta ASN berdasarkan kompetensi, kinerja, potensi, dan integritas, bukan sekadar masa kerja atau kepangkatan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari reformasi birokrasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




