Gubernur Khofifah saat menghadiri forum silaturahmi masyarakat Kalimantan Selatan asal Jawa Timur di Banjarmasin.
BANJARMASIN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya kebersamaan dan sinergi lintas provinsi dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri forum silaturahmi masyarakat Kalimantan Selatan asal Jawa Timur di Banjarmasin, Selasa (16/9/2025), dalam rangka penguatan pasar antar daerah.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
“Silaturahmi seperti ini jangan pernah dipandang kecil. Pertemuan ini bukan hanya perekat antarprovinsi, tapi juga perekat kebangsaan. Panjenengan semua yang hadir di sini sesungguhnya adalah penguat persatuan Indonesia,” ujar Khofifah.
Ia menambahkan, kesamaan tradisi sosial dan spiritual antara Jawa Timur dan Kalimantan Selatan yang sama-sama berlandaskan Ahlussunnah Wal Jama'ah merupakan modal besar dalam membangun moderasi beragama dan toleransi.
“Kesamaan ini harus kita rawat untuk memperkuat soliditas dan solidaritas, agar bangsa Indonesia tetap kokoh menghadapi tantangan global,” tuturnya.
Khofifah juga menekankan, silaturahmi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antarprovinsi. Pemprov Jatim terus memaksimalkan misi dagang melalui persiapan matang, seperti business matching dan business meeting virtual sebelum acara berlangsung.
Secara ekonomi, Kalimantan Selatan merupakan mitra dagang strategis bagi Jawa Timur. Sepanjang tahun 2023, total nilai perdagangan kedua provinsi mencapai Rp18,28 triliun, terdiri dari nilai bongkar Rp11,70 triliun dan nilai muat Rp6,58 triliun.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




