SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Mantan ketua pengurus Masjid Al-Islah inisial WA dipolisikan atas dugaan penggelapan dana pembangunan masjid setempat.
Pembangunan masjid Al-Islah yang berdiri mewah di persimpangan Jl. Kedung Cowek menelan biaya Rp16 miliar dengan lama pembangunan 6 tahun.
BACA JUGA:Usai Kasus Gion Spa, Ditres PPA & PPO Polda Jatim Gelar Sosialisasi ke Pengusaha Hiburan Malam
Sumber dana pembangunan masjid tersebut salah satunya adalah penggalangan dana dari pengendara di persimpangan setempat. Ide ini digagas oleh WA.
Menjelang satu tahun pembangunan atau pada tahun 2018, WA bersama anggotanya berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp16 Miliar hingga Rp18 Miliar.
Halaman:










