Semarak Closing Ceremony Porprov IX Jatim 2025 di Stadion Kanjuruhan

Semarak Closing Ceremony Porprov IX Jatim 2025 di Stadion Kanjuruhan Closing Ceremony Porprov IX Jatim 2025.

Sanusi memaparkan, terjadi peningkatan penerimaan dari sektor informal seperti toko kelontong, tenant, dan warung makan-minum sebesar 8,40 persen, dari Rp1.162.591.000,00. menjadi Rp1.260.222.009,00.

Sementara dari sektor formal seperti hotel dan restoran, kenaikan tercatat sebesar 175,50 persen, dari Rp157.497.825,00. menjadi Rp433.899.659,00.. Secara total, penerimaan daerah meningkat 28,33 persen, dari Rp1.320.088.825,00. menjadi Rp1.694.121.668,00.

"Event ini menghadirkan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan omzet, yang pada muaranya turut menggerakkan perekonomian daerah secara keseluruhan," ucap Sanusi.

Sedangkan Emil menegaskan, Porprov IX Jatim 2025 merupakan ajang penting dalam pembinaan atlet secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional.

"Porprov dibikin serius karena semuanya mempertaruhkan dengan all out di perlombaan dan pertandingan. Kalau seorang atlet harus betul-betul melampaui batas-batas mental dan fisiknya. Ekonomi lokal ini berputar dengan baik. Terasa bahwa manfaatnya kepada masyarakat juga banyak dan ini yang nanti akan diperdalam lagi," terang Emil.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan IX 2025.

"Kami berterima kasih kepada panitia, KONI baik provinsi maupun kabupaten/kota dan seluruh elemen yang sudah mendukung termasuk tuan rumah, Bupati Malang, Wali Kota Malang, dan Wali Kota Batu," ujarnya.(dad/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO