"Ini adalah bentuk komitmen kami (Nurochman-Heli) dalam memberdayakan menyejahterakan masyarakat, khususnya para sopir angkutan/transportasi umum, karena sektor ini adalah tulang punggung mobilitas warga," kata Nurochman.
Ia menambahkan bahwa dasar pemberian bantuan sosial ini adalah masa pandemi Covid-19 dan isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu yang lalu.
Nurochman menegaskan bahwa walaupun Negara Indonesia sudah berstatus endemi, bantuan akan tetap diberikan sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Kota Batu.
Pihaknya optimis bansos yang diberikan bisa meningkat, seiring dengan bertambahnya pendapatan asli daerah (PAD) dan APBD.










