Fibroid Rahim.
BANGSAONLINE.com - Sarkoma uterus adalah salah satu jenis kanker langka yang berkembang di jaringan otot atau jaringan pendukung (stroma) pada rahim.
Berbeda dengan kanker endometrium yang lebih umum, sarkoma uterus berasal dari bagian-bagian struktural rahim seperti otot (miometrium) atau jaringan ikat lainnya. Meskipun jarang, kanker ini bersifat agresif dan membutuhkan perhatian medis serius.
Pengertian Sarkoma Uterus
BACA JUGA:
Sarkoma uterus adalah jenis kanker yang menyerang jaringan mesenkimal atau jaringan penghubung dalam rahim.
Tipe ini berbeda dari kanker endometrium yang menyerang lapisan dalam rahim. Sarkoma uterus termasuk kanker ganas dan sering terdeteksi pada tahap lanjut karena gejalanya yang sulit dikenali di awal.
Jenis utama sarkoma uterus meliputi:
- Leiomyosarcoma (LMS): Berkembang di otot polos rahim (miometrium).
- Adenosarcoma: Mengandung komponen epitel kelenjar dan komponen mesenkimal.
- Stromal Sarkoma Endometrial (ESS): Tumbuh di jaringan pendukung endometrium.
- Carcinosarcoma Uterus (MMMT): Tipe campuran dengan sifat agresif, sering dianggap sebagai kanker endometrium yang berkembang.
Penyebab Sarkoma Uterus
Penyebab pasti sarkoma uterus belum diketahui sepenuhnya. Namun, ada beberapa faktor risiko yang diyakini berkontribusi terhadap perkembangan penyakit ini:
1. Paparan Radiasi
Paparan radiasi di daerah panggul, misalnya saat pengobatan kanker sebelumnya, dapat memicu perubahan sel yang meningkatkan risiko terjadinya sarkoma uterus.
2. Faktor Genetik
Mutasi genetik tertentu mungkin berkontribusi pada perkembangan sarkoma. Orang dengan riwayat keluarga kanker, terutama kanker rahim atau jaringan mesenkimal lainnya, memiliki risiko lebih tinggi.
3. Kondisi Hormon
Hormon estrogen diketahui memainkan peran penting dalam beberapa jenis kanker uterus, termasuk jenis tertentu dari sarkoma. Ketidakseimbangan kadar hormon estrogen dan progesteron dapat menjadi faktor risiko.
4. Tumor Jinak pada Rahim
Beberapa kasus menunjukkan bahwa tumor jinak seperti mioma (fibroid rahim) dapat mengalami transformasi menjadi kanker ganas seperti sarkoma.
5. Usia
Sarkoma uterus lebih sering ditemukan pada wanita pascamenopause. Namun, kasus ini juga dapat terjadi pada wanita yang masih dalam masa subur.






