Ketua Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda
PROBOLINGGO,BANGSAONLINE.com - Ketua GP Ansor Kota Probolinggo Salamul Huda bakal tegas menindak anggotanya yang mendukung terhadap pasangan calon Pilwali Probolinggo.
Hal ini disampaikan di acara Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Balai Latihan Kerja (BLK), Jumat (15/11/2024).
BACA JUGA:
- Namanya Dicatut Jadi Modus Penipuan, Wali Kota Probolinggo Minta Masyarakat Hati-Hati
- PT Anugerah Jaya Megah Beri Bantuan Meja,Kursi dan Beasiswa ke Yayasan Nurul Islam Kota Probolinggo
- Reses, PKS Kota Probolinggo Singgung Perda Retribusi Hiburan
- Bangun Generasi Qurani, MUI Kota Probolinggo Gelar Tadribul Qurra
"Ansor itu tetap netral dan tidak boleh mendukung calon," tegasnya
Secara organisasi, Salmlamul Huda menegaskan, anggotanya melarang membawa atribut, baik Ansor maupun Banser untuk mendukung Paslon di Pilwali.
"Secara personal kita tidak melarang, tetapi jangan smpaikan membawa atribut untuk mendukung Paslon," ungkapnya.
Sikap larangan itu bukan tanpa sanksi jika ada anggotanya yang melanggar.
"Jika ketahuan membawa atribut, kita tidak main-main untuk menindak tegas," katanya.
Sanksi yang akan diberikan yakni berupa pencopotan seragam Ansor maupun Banser, hingga pemecatan dari keanggotaan.
"Silahkan laporkan jika ketahuan ada anggota yang membawa atribut organisasi," pungkasnya. (ugi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




