Jokowi juga berharap adanya penguatan kolaborasi kedua negara untuk mewujudkan visi menjadi negara berpendapatan tinggi di tahun 2045.
"Untuk mewujudkannya kita memerlukan kekuatan kolaborasi termasuk kolaborasi di sektor bisnis,” kata Jokowi.
Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi bursa karbon yang sangat besar, yaitu lebih dari 200 miliar Dolar Amerika Serikat (AS).
Pasar karbon tersebut juga, menurut Presiden, telah diluncurkan pada tahun 2023 lalu.










