Unipa Surabaya Dampingi Warga Desa di Sidoarjo Manfaatkan Teknologi Penjernih Air

Unipa Surabaya Dampingi Warga Desa di Sidoarjo Manfaatkan Teknologi Penjernih Air SIMBOLIS: Tim Dosen Unipa Surabaya menyerahkan alat penjernih air ke Desa Simpang Prambon, Sidoarjo, Rabu (21/12/2022). Foto: Ist.

Selain itu juga dijelaskan beberapa dampak penggunaan air tidak layak, baik sebagai air minum maupun keperluan rumah tangga lainnya, terhadap kesehatan, baik dampak jangka pendek maupun jangka panjang.

Teknologi pengolahan air bersih meliputi proses penyaring air untuk menghilangkan warna dan bau. Dalam kegiatan ini, juga dijelaskan prinsip pengolahan air menggunakan absorpsi dan penukar ion. Pasir aktif, mangananese, dan zeolit alam berfungsi sebagai absorbent (penyerap) karena memiliki pori dan gugus-gugus bermuatan negatif.

Selain itu, mangan zeolit yang akan digunakan juga berperan pada proses penukar katian, yaitu dapat mengikat logam-logam berat seperti Pb(II), Fe(III), dan Cu(II). Juga dapat mengikat katian dan anion yang menyebabkan kesadahan air yakni Ca2+ dan Mg2+ yang terlarut dalam air. Sementara itu, arang aktif dalam tabung penyaringan berfungsi sebagai zat pengabsorpsi warna dan bau.

“Ke depan, semoga teknologi penjernih air bersih tersebut dapat diaplikasikan bagi masyarakat secara berkelanjutan, sehingga taraf hidupnya semakin terjamin dan sehat,” pungkas Shofwan di sela penyerahan bantuan alat penjernih air bagi warga Desa Simpang, Prambon.

Senada disampaikan Ketua Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) , Badrus Zaman, yang menjadi narasumber dalam sosialisasi pendampingan penerapan teknologi air bersih di Desa Simpang .

Menurut Badrus Zaman, akses masyarakat untuk mendapatkan hak air bersih sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan hukumnya wajib terpenuhi.

“Sehingga melalui penerapan teknologi air bersih ini menjadikan kualitas air yang mengalami degradasi penurunan kualitas menjadi air yang layak secara ekonomis dan kesehatan,” tandas Badrus Zaman.

Di Kesempatan yang sama, Kades Simpang Mochamad Abdul Kamim berterima kasih atas pendampingan yang dilakukan Unipa Surabaya terhadap warganya terkait pengolahan air bersih.

“Mudah-mudahan alat bantuan ini bermanfaat bagi Desa Simpang dan ke depannya Desa Simpang semakin maju,” tandas Mochamad Abdul Kamim didampingi Sekretaris Desa Simpang, Heri Kuswanto. (sta/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Kecelakaan Karambol di Medaeng Sidoarjo, Truk Tabrak Tiga Mobil Hingga Terguling':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO