Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Besar Kedah Malaysia Dato' Seri Muhammad Sanusi Bin MD Nor.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menteri Besar Kedah Malaysia Dato' Seri Muhammad Sanusi Bin MD Nor beserta rombongan menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus upaya membangun kerja sama antara Negara Bagian Kedah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terutama dalam meningkatkan produksi hasil pertanian.
BACA JUGA:
- Usai Indonesia, Malaysia Kini Blokir Akses Grok AI
- Rabu Besok, 100 Kiai dan Ribuan Santri Istighatsah dan Tahlil Akbar Depan Grahadi
- Posko Sholeh Gugat Khofifah Kecil Seperti Kedai Minuman, Demo 3 September Diprediksi Gagal Total
- Laut Sulawesi atau Ambalat? Strategi Malaysia Menggerus Kedaulatan Indonesia
"Tujuan untuk kita pelajari, kebangkitan Jawa Timur yang begitu pantas untuk sektor ekonomi, pendidikan dan penghasilan food priority untuk keperluan rakyat di Jawa Timur ini," kata Dato' Sanusi di Grahadi, Senin (26/9/2022) kemarin.
Bahkan, Dato' Sanusi memuji kesuksesan Jatim di sektor pertanian, khususnya padi. Diakuinya, negeri Kedah Darul Aman sebagai wilayah penghasil padi di Malaysia. Namun per hektarnya masih kalah dengan Jatim.
"Di sini per hektare boleh menjajah (memanen) sampai 13 ton sehingga 16 ton. Namun di tempat saya, 6 ton per hektare," terangnya dengan logat Melayu.
Oleh karena itu, kedatangannya ke Jatim sekaligus untuk mendapatkan rahasia kesuksesan Jatim bagaimana bisa menghasilkan padi yang maksimal.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




