Dalam ceramahnya kali ini, Gus Miftah mengajak untuk membangun optimisme masyarakat Kota Mojokerto untuk bangkit di masa pandemi Covid-19.
"Kecemasan itu adalah ilusi buruk tentang masa depan, dari pada kita membuang waktu untuk cemas, mendingan mempersiapkan diri untuk menghadapi, artinya apa, jadilah orang yang optimis," tegasnya.
BACA JUGA:Kirab Budaya Mojo Bangkit Diikuti 1.080 Peserta, Ning Ita Sukses Hidupkan Kembali Kejayaan Majapahit
Dibanding dengan pesimis, lebih baik membangun sikap optimis. Hal ini pun telah dicontohkan dalam kisah para nabi, seperti Nabi Yunus yang dimakan ikan.
Lalu, kisah Nabi Ibrahim As yang diperintahkan untuk memotong leher Nabi Ismail yang kemudian karena sifat optimisnya atas perintah Allah SWT Nabi Ismail digantikan menjadi seekor domba.










