Para Siswa SMP Negeri 1 Kota Blitar dipulangkan setelah adanya kasus positif Covid-19.
KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 9 siswa SMP Negeri 1 Kota Blitar positif Covid-19. Akibatnya, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah yang terletak di Jalan A Yani Kota Blitar itu dihentikan sementara selama dua pekan.
Kepala SMPN 1 Kota Blitar, Kateman, mengatakan awalnya ada satu siswa yang dinyatakan positif. Kemudian dilakukan testing kepada kontak erat. Testing dilakukan kepada 35 siswa dan guru.
BACA JUGA:
- MAKI Tolak Mantan Napi Maju Calon Ketua KONI, Wali Kota Blitar Buka Suara
- Sekolah Rakyat di Kota Blitar Mulai Verifikasi Calon Siswa, Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
- Kafe di Jalan Mastrip Kota Blitar Rusak Tertimpa Bangunan Kosong Akibat Gempa Pacitan
- Jadi Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2025, Tambah Motivasi Mas Ibin Mengabdi untuk Kota Blitar
Mereka yang bergejala dites rapid antigen. Sementara yang menunjukkan gejala langsung dilakukan swab PCR.
"Delapan positif dari hasil testing kontak erat dengan satu siswa yang positif. Setelah saya koordinasi, sementara PTM dihentikan. Anak-anak belajar di rumah," ujar Kateman, Selasa (8/2).
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Samsul Hadi mengatakan meski ada kasus siswa positif Covid-19, namun PTM di sekolah lainnya tetap dilaksanakan 100 persen.

Pertimbangannya karena saat ini Kota Blitar masih masuk PPKM Level 1. Sesuai Inmendagri, daerah dengan PPKM Level 1 dan Level 2 tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen.
"Sesuai aturan yang ada, PTM tetap 100 persen dengan penguatan prokes untuk yang menjalankan PTM 100 persen," kata Samsul. (ina/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




