Suasana Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban yang dipadati oleh warga sekitar. Foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT) di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, ramai dikunjungi warga usai diresmikan Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa.
Ratusan warga tampak hilir mudik serta duduk santai di bahu kanan-kiri jembatan dari ujung timur hingga ujung barat. Mereka datang dari berbagai desa di Kecamatan Kanor maupun Kecamatan Rengel, Tuban.
BACA JUGA:
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
"Malam ini ramai sekali. Saya penasaran, kemudian ke sini bersama anak dan suami," kata Sriyatun, salah satu warga ketika ditemui BANGSAONLINE.COM di dekat Jembatan TBT, Rabu (12/1) malam.
Selain penasaran dengan kontruksi jembatan, mereka juga sekadar mencari hiburan malam pertama dibukanya Jembatan TBT. Warga yang didominasi kaum muda-mudi itu banyak yang tidak memperhatikan keselamatannya, seperti bersandar hingga duduk di atas besi pengaman kanan-kiri.
Banyak juga sepeda motor yang diparkir di kanan-kiri jembatan dengan panjang 210 meter ini. Selain warga, puluhan pedagang makanan dan mainan anak-anak juga tampak berjualan di sepanjang pintu masuk jembatan.
Hingga pukul 21:00 WIB warga masih ramai di area jembatan yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro itu. Jembatan yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo menghabiskan anggaran sekitar Rp88 miliar lebih. (nur/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




