Ketua PWI dan Para wartawan saat ditemui sekretaris Dewan dikantor DPRD Sumenep. foto: Faisal/BangsaOnline.com
SUMENEP (BangsaOnline) - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melurug kantor DPRD Sumenep, Rabu (11/3). Kedatangan organisasi kuli tinta Sumekar ini terkait dengan pengusiran wartawan oleh oknum anggota komisi B, Masdawi. Mereka menuntut agar anggota dewan tidak semena-mena terhadap wartawan yang ingin meminta penjelasan terkait persoalan dibawah.
Kedatangan kuli tinta yang dipimpin Ach. Rifa'ie selaku ketua PWI Sumenep, ditemui oleh sekretaris DPRD Sumemep Moh. Mulki, berikut para wartawan yang merasa tidak terima atas perlakuan ketua fraksi Demokrat itu. Selain itu, kehadiran para wartawan itu untuk menyaksikan acara pertemuan, sehingga mereka mengetahui, terkait mekanisme peliputan di DPR Sumenep.
BACA JUGA:
- Hadiri Peringatan HPN 2025, Kadiskominfo Sumenep: Pers Berperan Penting Membangun Daerah
- Sambut HPN 2025, PWI Sumenep Gelar Ziarah ke Makam Wartawan Senior
- Peduli Sesama, PWI Sumenep Bagikan Ratusan Bungkus Takjil ke Pengguna Jalan
- PWI Sumenep Kembali Bagikan 250 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19
Ketua PWI Sumenep Ach. Rifai mengatakan, dirinya menyesalkan sikap anggota dewan yang melakukan pengusiran. Sebab, wartawan dalam peliputannya dilindungi oleh kode etik.
"Kami sangat menyesalkan tindakan dewan. Padahal, tidak ada aturan larangan peliputan di komisi," katanya.
Selain itu kata dia, pada saat pengusiran di komisi B sedang tidak ada agenda apapun. Sehingga, dipastikan tidak menggangu kerja dewan.
"Jadi, ini sudah masuk tindakan arogansi dari oknum dewan. Ini sangat menyakiti kerja jurnalis," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




