Sementara level 3 tercatat 23 kabupaten, yaitu Kabupaten Kediri, Jombang, Bondowoso, Banyuwangi, Probolinggo, Nganjuk, Mojokerto, Malang , Lamongan, Jember, Gresik, Bojonegoro, dan Bangkalan. Sedangkan level 4 saat ini di 9 daerah, 5 kabupaten yaitu Kabupaten Trenggalek, Ponorogo, Magetan, Lumajang, serta Blitar. Sementara 4 kota level 4, yaitu Kota Probolinggo, Madiun, Kediri, dan Blitar.
"Alhamdulillah selama Agustus tracing ratio Jatim naik hingga 880%. Dengan tracing yang masif dan kenaikan ratio ini, penyebaran kasus Covid-19 di Jatim dapat ditekan dan zona merah sudah menurun menjadi 9 kota/kabupaten sementara level 2 naik, level 3 naik, dan level 4 turun," terang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (30/8/2021).
Khofifah menyampaikan, peningkatan tracing dan testing sangat krusial mengingat kontak erat berperan besar dalam menciptakan klaster baru. Untuk itu, menurutnya capaian ini merupakan prestasi besar dan menggembirakan dan harus terus dipertahankan. Apalagi, pencapaian ini merupakan berkat kolaborasi dan kerja keras Pemprov Jatim, Kodam V Brawijaya, Polda Jatim, pemkab/pemkot, dan seluruh nakes di Jatim.
"Tentunya pencapaian luar biasa ini berkat kolaborasi Pemprov Jatim, Kodam V Brawijaya, Polda Jatim, pemkab/pemkot se-Jatim, dan tenaga kesehatan. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih sekali kepada semua elemen yang telah berusaha keras mewujudkan hal ini," tutur gubernur perempuan pertama Jatim itu.










