Pemkab Kediri Gelar Peringatan Hari Koperasi ke-74 Secara Virtual

"Karenanya, rumusan kebijakan pengembangan koperasi oleh pemerintah tidak akan terealisasi tanpa adanya peran aktif dari anggota, pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi. Mari kita mewujudkan koperasi modern dan ‘Untung Bareng Koperasi'," ajak Mas Dhito.

Mas Dhito mengungkapkan, Kabupaten Kediri mengalami penurunan secara sosial ekonomi memasuki tahun kedua pandemi Covid-19. Beragam konsekuensi muncul akibat pandemi ini seperti pemutusan hubungan kerja, penurunan omzet usaha, dan penerapan kebijakan efisiensi biaya. Koperasi pun menjadi salah satu badan usaha yang turut terdampak.

“Sejak tanggal 3 Juli 2021 pemerintah menerapkan PPKM Darurat Jawa-Bali. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penularan Covid-19. Maka kita semua harus selalu patuh untuk menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada. Tinggal di rumah saja selama PPKM ini berjalan jika tidak ada keperluan yang penting,” tegas Dhito.

Di akhir acara, Dhito memberangkatkan secara virtual bantuan sosial kepada masyarakat Kabupaten Kediri. Sebanyak 3.000 paket sembako diberikan kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19, utamanya masyarakat miskin yang berada di sekitar lembaga koperasi.