
Meski demikian, pihaknya tetap melakukan upaya penanganan yang prima terhadap pasien yang datang. Serta memastikan kecukupan kebutuhan pasien sebagaimana mestinya, seperti tabung oksigen.
"Sesuai perintah Pak Bupati (Hendy Siswanto) kami tetap akan menerima pasien, tidak boleh menolak, walaupun saat ini beberapa harus dirawat di tenda ataupun di ambulans," ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini jumlah pasien yang dirawat di ambulans ada 10 orang, namun yang empat sudah dipindah ke ruangan sehingga tersisa hanya 6 orang saja.










