Para pasien yang dirawat di mobil ambulans.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jember dalam pekan kemarin mengalami lonjakan drastis. Sehingga, rumah sakit pun overload. Akibatnya, beberapa pasien yang dinyatakan positif sampai harus dirawat di luar ruangan, yakni di dalam mobil ambulans di halaman rumah sakit.
Hal itu dikarenakan kamar atau ruangan yang ada di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi penuh.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
"Pemakaian ambulans tersebut itu hanya sementara, (transit) hingga pasien tersebut mendapatkan kamar perawatan," jelas dr Hendro Soelistijono, Direktur RSD dr Soebandi saat dikonfirmasi di ruanganya, Senin (12/7/2021).
"Itu kami lakukan karena ketersediaan tempat tidur (ruang pelayanan) yang kami miliki sudah mencapai 95 persen (bed occupancy rate). Sementara saat ini yang masih tersisa hanya ruangan untuk pasien bayi, itu pun kami sudah tinggal tiga ruangan," imbuhnya.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan upaya penanganan yang prima terhadap pasien yang datang. Serta memastikan kecukupan kebutuhan pasien sebagaimana mestinya, seperti tabung oksigen.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




