Jenazah korban saat dievakuasi dari atas pohon siwalan.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Seorang warga Dusun Somor Dalem, Desa Bicabi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep bernama Attam (65), ditemukan tewas di atas pohon siwalan.
Kejadian itu terjadi pada Rabu (09/06/21) kemarin, saat korban pamit hendak mengambil buah dan air siwalan sekira pukul 08.30 WIB di lahan miliknya sekitar 500 meter dari rumah korban.
BACA JUGA:
- BMKG: Madura Masih Dilanda Musim Kemarau, Nelayan Diminta Waspadai Gelombang Tinggi
- Angkut Penumpang dengan Pikap Masih Marak di Sumenep, Keselamatan Jadi Sorotan
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
"Rupanya hingga Adzan Zuhur tidak kunjung kembali, sehingga keluarga korban menyusulnya sekira pukul 13.30 WIB. Ternyata, korban terlihat ada di atas pohon, dipanggil tidak merespons," jelas Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Kamis (10/06/21).
Akhirnya, karena tidak ada respons, salah satu keluarganya memanjat ke atas pohon siwalan dan ternyata korban sudah tidak bernyawa.
"Karenanya, tubuh korban segera langsung diturunkan ke bawah, diderek dengan menggunakan tali yang dibantu dibantu warga sekitar," terangnya.
Ditambahkan Widiarti, bahwa korban Attam sempat viral di media sosial (medsos) lantaran diduga meninggal karena bunuh diri. Karena itu, ia menegaskan kabar tersebut tidak benar.
"Sesuai keterangan dari keluarga korban dan kepala desanya, korban mempunyai riwayat sakit sesak napas dan diduga penyakit itu kambuh saat berada di atas pohon siwalan," pungkasnya. (aln/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




