Kamis, 29 Juli 2021 08:55

GMNI: DBHCHT Senilai Rp. 64,5 M Untuk Kabupaten Pamekasan Harus Tepat Sasaran

Kamis, 10 Juni 2021 20:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
GMNI: DBHCHT Senilai Rp. 64,5 M Untuk Kabupaten Pamekasan Harus Tepat Sasaran
Pengurus GMNI Cabang Kabupaten Pamekasan saat melakukan audiensi dengan Badan Keuangan Daerah.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Pamekasan melakukan audiensi dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) terkait peruntukan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Kabupaten Pamekasan.

Mubarok, Ketua GMNI Pamekasan, menjelaskan untuk tahun 2021 Pamekasan menerima DBHCHT Rp 64,5 miliar.

"Ini berarti mengalami kenaikan dari anggaran tahun sebelumnya yang hanya menerima (DBHCHT) kurang lebih Rp. 45 miliar. Bahkan nilai itu tertinggi dari semua kabupaten lainnya di pulau Madura," ungkap Mubarok kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (10/06/21).

Dengan anggaran sebesar itu, ia mengingatkan agar penggunaannya tepat sasaran karena akan menjadi perhatian publik. Karenanya, harus dilakukan pengawasan dan evaluasi alokasi serta peruntukan yang jelas.

BACA JUGA : 

70 Pabrikan Rokok Legal di Kabupaten Pamekasan Masih Masuk Tipe Golongan III

Pemkab Pamekasan Libatkan KIM untuk Sebarkan Informasi dan Sosialisasi Pemanfaatan DBHCHT

Hasil Survei Unej Jember, ​Lokasi KIHT di Desa Gugul Pamekasan Penuhi Syarat

Kabupaten Pamekasan Dapat DBHCHT Terbesar di antara 4 Kabupaten di Pulau Madura

"Semua dilakukan, agar dana sebesar itu tepat guna dan tepat pada peruntukan yang telah di-plotting pemerintah daerah setempat. Sebab semua harus sesuai ketentuan yang sudah diatur dalam peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 206," ujarnya.

Dalam PMK tersebut, Mubarok membeberkan, bahwa alokasi DBHCHT diatur untuk kesejahteraan petani tembakau sebesar 50 persen. Lalu sebesar 25 persen untuk bidang kesehatan, dan 25 persen lainnya untuk penegakan hukum di lapangan.

"Sampai saat ini kami menilai belum ada satu pun kegiatan atau program yang dijalankan Pemkab Pamekasan terkait pengalokasian dana tersebut," sebutnya.

Seharunya, lanjut Mubarok, di pertengahan tahun ini sudah banyak program yang dilaksanakan. Apalagi, dalam waktu dekat para petani mulai menanam tembakau. Karena itu, dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengadaan bibit, bimbingan teknis kepada petani, juga untuk pengadaan sarpras (sarana dan prasarana) pendukung pertanian tembakau.

"Sampai saat ini belum ada 1 program pun dari dana DBHCHT ini yang berjalan. Ini yang dipertanyakan, kapan dana itu mau digunakan? Dan untuk program apa saja nantinya? Jangan sampai tidak sesuai ketentuan, jangan sampai tidak prosedural. Misalnya, 40 persen dialokasikan untuk kesehatan, itu sudah tidak prosedural. Tidak cukup sampai di sini, selanjutnya kita akan kawal semua OPD yang bersangkutan sebagai penyalur," tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data BKD Kabupaten Pamekasan, OPD yang mendapat alokasi DBHCHT tahun 2021 adalah Dinas Kesehatan Rp.14.137.409.750, RSUD Waru Rp. 2.000.000.000, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Rp. 839.000.000.

Selanjutnya, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Rp. 8.843.445.850, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rp. 7.858.413.500, Diskominfo Rp.6.233.886.250, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Rp.400.000.000, serta Bagian Perekonomian Setdakab Rp.24.237.483.650. Total belanja DBHCHT di Kabupaten Pamekasan senilai Rp. 64.549.639.000.

"Ke depannya kami akan terus mengawal realisasi dan peruntukan alokasi dana tersebut hingga ke bawah. Bahkan kami sudah agendakan untuk mendatangi sekitar 14 OPD pengguna anggaran tersebut hingga ke lapangan," pungkas Mubarok. (yen/rev)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...