Sabtu, 19 Juni 2021 18:36

Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19

Kamis, 06 Mei 2021 15:10 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19
Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Meningkatnya status Tuban menjadi zona oranye Covid-19 dipengaruhi tingginya kasus baru dalam dua minggu terakhir. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Kamis (6/5/2021).

"Memang kasus barunya lebih banyak lagi dalam dua minggu ini sehingga Tuban kembali zona oranye," ujarnya.

Menurutnya, perkembangan kasus Covid-19 memang cukup fluktuatif sehingga sangat memungkinkan terjadinya penambahan kasus baru. Beruntung, untuk angka kematian terbilang cukup stabil. Bahkan, sampai zero kasus dalam sehari.

"Angka kematian masih stabil, hanya satu orang bahkan nol kasus dalam sehari," imbuhnya.

BACA JUGA : 

Cegah Varian Baru Covid-19 Masuk Tuban, Dinkes Optimalkan Tracing

Penyebaran Covid-19 di Tuban Dinilai Normal, Meski Alami Tren Meningkat

Satgas Covid-19 Tuban Tracing Warga Terindikasi Varian India

Cegah Praktik Pungli, Pelayanan di MPP Tuban Akan Berbasis Online

Namun, ia khawatir fenomena masyarakat yang memadati pusat perbelanjaan menjelang Hari Raya Idulfitri malah mendongkrak penyebaran Covid-19.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat sulit dihindari walaupun tim satgas Covid-19 telah gencar razia kerumunan massa di pusat-pusat perbelanjaan. Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat selalu patuh dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

"Memang menjelang lebaran seperti sekarang ini agak sulit penyekat kerumunan, karena keinginan masyarakat untuk berbelanja sudah begitu ekstrem. Tidak mungkin melarang warga untuk belanja," terang wabup kelahiran Kecamatan Rengel tersebut.

Dengan begitu, Politikus Senior PKB itu meminta pengelola toko atau pusat perbelanjaan selalu menaati protokol kesehatan yang ketat bagi para pengunjung. Selain itu, manajemen dapat melakukan pembatasan 50 persen dari kapasitas dan mengatur sirkulasi pengunjung untuk menghindari kerumunan.

"Pengunjung yang hadir di pusat perbelanjaan tidak boleh melebihi kuota 50 persen dari kapasitas. Sehingga perlu dilakukan penjadwalan. Misalnya, kalau dirasa sudah penuh bisa ditutup dahulu, setelah lengang baru dibuka lagi," pungkasnya.

Sebatas diketahui, peta persebaran kasus Covid-19 di Tuban hingga saat ini sebanyak 3.603 kasus, 9 orang di antaranya kasus baru. Sementara sebanyak 3.148 orang dinyatakan sembuh, 60 orang menjalani perawatan, dan 395 orang meninggal dunia. (gun/zar)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...