Sabtu, 15 Mei 2021 18:33

Korban Jiwa Akibat Jebakan Tikus Listrik Marak Lagi, Bupati Ngawi Ajak Kapolres Cek Lapangan

Minggu, 18 April 2021 18:46 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Korban Jiwa Akibat Jebakan Tikus Listrik Marak Lagi, Bupati Ngawi Ajak Kapolres Cek Lapangan
Salah satu pemilik sawah yang tewas akibat terkena setrum jebakan tikus listrik di Dusun Nyablak, Desa Pacing, Kecamatan Padas, Ngawi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Warga Dusun Nyablak, Desa Pacing, Kecamatan Padas, Ngawi dihebohkan dengan tewasnya Suparji akibat terkena setrum jebakan tikus listrik, Sabtu (19/04) sekitar pukul 18.30 WIB.

Sebelumnya, warga Desa Paron, Kecamatan Paron, juga tewas di tempat akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus.

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono akan mengajak kapolres untuk kembali terjun ke area persawahan mengecek kondisi lapangan. 

"Kita akan mengajak dan berkoordinasi dengan kapolres untuk turun lapangan mengecek kembali," jelas Bupati Ony.

BACA JUGA : 

Peduli Terhadap Sesama, Kapolres Ngawi Bersama Bhayangkari Bagi-bagi Takjil

Bupati Ngawi Izinkan Warga Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan dengan Sejumlah Persyaratan

Covid-19 di Ngawi Menunjukkan Tren Kenaikan, Anggota TNI Blusukan Sosialisasikan Prokes

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Polres Ngawi Sosialisasi Pelaksanaan Salat Id di Masjid-masjid

Sebelumnya, Bupati Ngawi bersama instansi terkait telah menyosialisasikan larangan pemasangan jebakan tikus yang menggunakan aliran listrik. Saat ini, larangan tersebut tengah digodok menjadi peraturan bupati (perbup).

"Saya sudah berbicara dengan dinas pertanian, untuk perbup dalam minggu ini jadi," terangnya.

Ia mengimbau masyarakat tak lagi memasang jebakan tikus beraliran listrik karena seringkali menyebabkan korban jiwa. "Beberapa kasus telah diproses secara hukum karena mengakibatkan meninggalnya orang lain. Memang yang sering terjadi adalah senjata makan tuan yaitu mengenai pemilik sawah atau pemasangnya sendiri," katanya.

Sebagai solusi untuk menanggulangi hama tikus, Bupati Ngawi memberikan bantuan pemasangan rumah burung hantu serta mengajak petani melakuka gropyokan secara ramai-ramai.

Menurut Mas Ony, sapaan akrab Bupati Ngawi, perbup tersebut diperlukan karena meninggalnya seseorang akibat jebakan tikus tidak serta-merta unsur pidana.

"Tidak serta-merta kegiatan ini ranahnya pidana ditangani polres, tapi harus diselesaikan dulu di tingkatan pemerintah daerah. Jadi secara teknis kita yang bekerja dulu," pungkasnya. (nal/ian)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...