Kamis, 13 Mei 2021 07:34

Dianggap Mengandung Tripsin Babi, Kiai Asep Tolak Vaksin Jenis AstraZeneca

Minggu, 04 April 2021 20:08 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rochmad Aris
Dianggap Mengandung Tripsin Babi, Kiai Asep Tolak Vaksin Jenis AstraZeneca
Ainul Yaqin bersama Kiai Asep.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Prof. Dr. KH. Asep Syaifuddin Chalim, M.A. tetap teguh dengan pendiriannya, tidak setuju dengan vaksin jenis AstraZeneca, karena mengandung tripsin pankreas babi. Meski demikian, ia sangat setuju dengan program vaksinasi nasional.

Penolakan Kiai Asep terhadap vaksin jenis AstraZeneca itu telah sesuai dengan penjelasan Ainul Yaqin, ahli farmasi yang bertugas di LPPOM. Ainul menerangkan, vaksin AstraZeneca memang terletak pada tripsin yang berasal dari pankreas babi.

Adapun pankreas babi adalah merupakan sebagai salah satu kompenen media yang digunakan dapat menumbuhkan bakteri e-coli.

Sebelumnya, Kiai Asep, sapaan Prof. Dr. KH. Asep Syaifuddin Chalim yang merupakan Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Internasional Amanatul Ummah di Surabaya dan Mojokerto, dan Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) Mojokerto tersebut menegaskan bahwa vaksin AstraZeneca tidak diperkenankan divaksinkan kepada seluruh santri di pondoknya yang berjumlah 12 ribu orang.

BACA JUGA : 

Pindah ke Surabaya, Kiai Asep Bagikan Bingkisan pada Janda, Veteran, dan Warga Siwalankerto

11 Kepala Desa Angkut 11.000 Paket Sedekah Kiai Asep untuk Puluhan Ribu Warganya

Salat Malam, Ulama-Tokoh Jatim Cari Lailatul Qadar, juga Doakan Putri Ini Jadi Pemimpin Nasional

Ajak Konglomerat Peduli, Kiai Asep Salurkan Zakat 51 Ton Beras kepada Masyarakat Mojokerto

Sebab, ia menjelaskan bahwa Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 yang ditandatangani pada 16 Maret 2021 lalu, menyatakan vaksin AstraZeneca haram mubah liddoruroh, yang artinya mubah boleh dipakai apabila darurat.

"Tapi ketika daruratnya hilang, maka hukumnya haram mutlak. Karena di Ponpes Amanatul Ummah tidak ada kedaruratan, maka hukumnya haram mutlak," jelasnya.

Kiai Asep juga menegaskan bahwa ia sama sekali tidak melawan pemerintah mengenai program vaksinasi. Ia justru sangat setuju dengan pelaksanaan vaksinasi secara nasional. "Kalau vaksin yang tidak mengandung tripsin pankreas babi, silakan masuk Amanatul Ummah," tegasnya.

"Saya dari awal sangat mendukung program pemerintah pusat dan gubernur, mengenai pelaksanaan vaksinasi nasional. Namun, asalkan jangan jenis vaksin AstraZeneca," tegasnya lagi. (ris/ian)

Video Terkait

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...