Para jurnalis memberikan cendera mata kepada Wakapolres Probolinggo saat acara HPN. (foto: ist)
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2021 sedikit berbeda dengan sebelumnya. Kali ini, Kelompok Kerja (Pokja) Jurnalis Kraksaan Probolinggo membagikan ratusan masker kepada pengguna jalan.
Pembagian masker itu juga didukung langsung oleh jajaran Polres Probolinggo. Tampak Wakapolres Probolinggo Kompol Agung Setyono ikut serta dalam acara bagi-bagi masker tersebut.
BACA JUGA:
- Judi Sabung Ayam dan Domino Digerebek di Belakang Rumah Kades, Pemkab Probolinggo Turun Tangan
- Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satreskrim Polres Probolinggo Raih Penghargaan dari Kapolda Jatim
- Polres Probolinggo Tangkap 7 Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Lima Lokasi
- Resahkan Warga, Puluhan Motor Balap Liar di Probolinggo Diangkut Polisi Saat Operasi Subuh
Dalam kegiatan yang digelar di Alun-Alun Kraksaan itu, terlihat para jurnalis yang biasa bertugas di wilayah Kabupaten Probolinggo tampak antusias dan serius membagi-bagikan masker yang sudah disediakan untuk para pengguna jalan dan juga PKL. Polisi pun juga ikut berjaga-jaga mengatur arus lalu lintas.
"Alhamdulillah, pembagian masker ini dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional," ungkap Wakapolres Probolinggo Kompol Agung Setyono, Senin (8/2/2021).
Menurutnya, jurnalis mempunyai peranan penting dalam memerangi adanya Covid-19. Sebab, jurnalis memberikan informasi pada masyarakat luas agar tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan. "Sehingga, sangat wajar ketika jurnalis juga mempunyai aksi seperti (bagi-bagi) masker," paparnya.
Sementara itu, Koordinator Aksi Saifullah mengatakan bahwa kegiatan pembagian masker kepada masyarakat ini untuk menumbuhkembangkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.
"Kami sengaja memberikan masker pada PKL, agar para PKL tetap mematuhi protokol kesehatan saat berjualan," tegasnya.
Saiful yang merupakan wartawan media online ini juga mengajak pada pelaku usaha agar tetap bersemangat dan terus berkreasi untuk membangkitkan ekonomi.
"Di tengah pandemi ini, jadi para pedagang atau pelaku usaha dituntut untuk berkreasi, agar ekonomi kreatif bangkit," pungkasnya. (ndi/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




