Rabu, 27 Januari 2021 00:54

Masih Ada yang Bandel Tidak Pakai Masker, 9 Orang Terjaring Operasi Yustisi

Senin, 19 Oktober 2020 07:17 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Muji Harjita
Masih Ada yang Bandel Tidak Pakai Masker, 9 Orang Terjaring Operasi Yustisi
Petugas gabungan saat memintai keterangan pengunjung kafe. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Meski Pemerintah telah gencar melakukan sosialisasi dan penegakan Perda Provinsi Jatim Nomor 2 tahun 2020 dan Perwali Kota Kediri Nomor 32 tahun 2020 di Wilayah Kota Kediri, namun masih saja ada warga yang bandel tidak menerapkan protokol kesehatan. Seperti, tidak pakai masker dan tidak jaga jarak ketika berada di luar rumah. Akibatnya, mereka harus berurusan dengan petugas gabungan dan pengadilan.

Nur Khamid, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri menjelaskan pihaknya kembali menggelar Operasi Yustisi Penegakan Perda Provinsi Jatim Nomor 2 tahun 2020 dan Perwali Kota Kediri Nomor 32 tahun 2020, Minggu (18/10) malam mulai pukul 20.00 WIB. Operasi dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Kota Kediri.

"Operasi Yustisi dipimpin oleh Bapak M. Ferry Djatmiko, selaku Plt. Kasatpol PP Kota Kediri yang diikuti oleh 50 Personil Gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP sendiri," kata Nur Khamid, Senin (19/10).

Menurut Nur Khamid, titik sasaran operasi yustisi adalah Warung Kahfi di Jl. Perintis Kemerdekaan Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri.

Di tempat ini, petugas mendapati 4 orang pengunjung yang tidak membawa masker yang selanjutnya dilakukan penindakan yustisi. Mereka akan disidangkan di PN Kota Kediri, Senin (26/10) depan.

Operasi kemudian dilanjutkan ke Cafe D'WIF di Jl. Perintis Kemerdekaan Kelurahan Ngronggo. Di tempat ini, didapati 6 orang pengunjung yang tidak menjaga jarak (physical distancing). Dari 6 pelanggar itu, 5 orang dilakukan penindakan yustisi, dan 1 orang sanksi tertulis.

"Jadi jumlah keseluruhan pelanggar yang terjaring operasi berjumlah 9 orang dengan rincian penindakan yustisi 8 orang, dan teguran tertulis 1 orang. Sedangkan untuk jumlah penindakan yustisi yang akan mengikuti sidang pada Senin, 26 Oktober 2020 depan berjumlah 29 orang," pungkas Nur Khamid. (uji/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...