Sabtu, 31 Oktober 2020 20:58

Jelang Berakhirnya Sensus Penduduk, Gubernur Khofifah Pastikan Masyarakat Jatim Telah Tercatat

Rabu, 30 September 2020 11:29 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Jelang Berakhirnya Sensus Penduduk, Gubernur Khofifah Pastikan Masyarakat Jatim Telah Tercatat
Gubernur Khofifah melihat langsung pendataan Sensus Penduduk 2020 oleh petugas di Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Hari ini hari berakhir pelaksanaan Sensus Penduduk (30 September 2020). Demi akurasi data yang setiap 10 tahun dilaksanakan di seluruh Indonesia, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ingin memastikan semua masyarakat Jatim telah tercatat dan terlayani dengan optimal oleh para petugas sensus penduduk dengan tidak meninggalkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

Untuk memastikan kondisi tersebut, Gubernur Khofifah pun melihat secara langsung pendataan Sensus Penduduk 2020 yang dilaksanakan oleh petugas di Kabupaten Sumenep, Selasa (29/9).

"Saya ingin agar masyarakat Jawa Timur dapat tercatat dengan baik. Apalagi sensus ini dilaksanakan sepuluh tahun sekali. Untuk itu, masyarakat harus bisa terdata secara baik dan benar," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Ikut hadir mendampingi yakni Kakanwil Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Dadang Hardiwan, Kakanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jatim Jonahar, dan Bupati Sumenep A. Busyro Karim.

Menurut Gubernur Khofifah, data penduduk setiap 10 tahun akan diperbaharui sehingga data yang dimiliki pemerintah menjadi dinamik dan terukur.

"Data itu bergerak dinamis setiap waktu, oleh karena itu perlu di update. Penting bagi kita untuk mengetahui update data dari berbagai kebutuhan perencanaan pembangunan agar intervensinya lebih tepat dan akurat," jelasnya.

Ia mencontohkan, jika 5 tahun lalu belum memiliki anggota keluarga atau anak, maka sekarang data tersebut mungkin sudah berubah. Misalnya ada yang menikah dan memiliki anak, ada yang sudah sewa, bahkan memiliki rumah, punya motor, atau mobil dan sebagainya. Sama halnya dengan kepemilikan harta atau aset. Untuk itu, masyarakat harus memberikan dukungan data terbaru agar peta sosial ekonomi tergambarkan.

"Dengan akan berakhirnya sensus penduduk secara offline pada Akhir Bulan September hari ini, keikutsertaan masyarakat dalam update data sensus penduduk juga harus di optimalkan," ungkapnya.

Gubernur Khofifah menjelaskan, Sensus Penduduk Indonesia 2020 merupakan pendataan penduduk yang meliputi data jumlah penduduk, agama, pekerjaan, perekonomian dan data lainnya. Maka, dengan adanya data penduduk tersebut diharapkan presisi sebuah perencanaan yang akan dilakukan pemerintah bisa dihasilkan lebih akurat dan tepat sasaran.

"Data yang akurat dan ter-update itulah yang akan menjadi referensi bagi pemerintah dalam merencanakan pembangunan berskala nasional, regional, provinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat desa," urainya.

"Karena tingkat presisi data akan berpengaruh pada perencanaan pembangunan ke depan," imbuhnya.

Gubernur Khofifah juga minta kepada para kepala daerah untuk memonitor dan mengecek setiap warganya untuk memastikan mereka telah tercatat dalam SP 2020 tahun ini.Baik di perkotaan, pedesaan maupun di pelosok-pelosok desa.

"Hari ini kebetulan H-1 penutupan sensus penduduk tahun 2020 maka Pak Kakanwil BPS ingin memverifikasi validasi data, yang ini terus kami ingatkan kepada masyarakat kalau ingin data kita valid maka jangan sampai tidak tercatat," pesannya saat mengunjungi rumah warga di Sumenep, Selasa (29-9) siang. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Sabtu, 31 Oktober 2020 19:03 WIB
BATU, BANGSAONLINE.com - Libur cuti bersama menyambung akhir pekan (Long Weekend) Oktober 2020 ini dimanfaatkan masyarakat mengunjungi beberapa tempat wisata. Salah satunya di Kota Wisata Batu.Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pun memantau la...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 31 Oktober 2020 10:28 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...