NU di Panggung Internasional, Khariri Makmun Ungkap Arah PBNU saat Dipimpin Kiai Hasyim Muzadi

Menurut Khariri, terkait hubungan internasional yang harus dikembangkan oleh NU, setidaknya ada 4 empat ghirah (sentimen) agama yang begitu mudah beresonansi menjadi kekuatan yang menyebar ke segala penjuru bumi dengan besaran yang tak terkirakan.

Mengutip karya Jonathan Fox, The Multiple Impacts of Religion on International Relations: Perceptions and Reality, Khariri menyebut pengaruh agama yang meliputi empat hal. Pertama, sumber legitimasi bagi Negara. Kedua, pengaruh kuat nilai dan wawasan agama. Ketiga, internasionalisasi konflik agama, dan keempat, fenomena menyebarnya kasus agama sebagai isu transnasional.

Khariri mengungkap arah PBNU saat dipimpin KH Hasyim Muzadi. Menurut dia, saat menjadi Ketua Umum PBNU periode 1999-2005, Kiai Hasyim Muzadi tidak ingin NU hanya menjadi pemain lokal yang berwawasan dan berpikir domestik. Kiai Hasyim Muzadi melihat bahwa kapabilitas NU sangat mumpuni untuk terlibat dalam wacana-wacana global dan membantu menangani persoalan-persoalan dunia internasional. Karena itu Kiai Hasyim Muzadi selalu membangun jaringan inernasional dengan isu-isu Islam rahmatan lil-alamin.

Dalam pandangan Kiai Hasyim Muzadi, kata Hariri, saat ini telah terjadi perubahan tren global dan regional. Rivalitas hegemoni atau kepemimpinan global sedang terjadi antara Amerika dengan Tiongkok.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: