Setibanya di Balai Desa Joho, Pangdam dan Kapolda menyerahkan beberapa paket bantuan sembako dari Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Aziz.
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Fadil Imran langsung bergegas menuju ke lokasi kampung tangguh Desa Joho, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun,Jawa Timur, Selasa (16/6).
Sebelumnya, Pangdam menghadiri upacara pelatihan anggota Brimob di Watukosek, Pasuruan hingga ziarah ke Makam mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid.
BACA JUGA:
- Wisatawan Jatim Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Ketat Pasca Operasi Ketupat
- Safari Ramadhan di Mapolda Jatim, Kapolri Jamin Stok BBM Subsidi Aman Jelang Idulfitri
- Panen Jagung di Banyuwangi, Gubernur Khofifah Tegaskan Sinergi Jaga Ketahanan Pangan
- Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Jatim Anugerahkan Satyalancana
Setibanya di Balai Desa Joho, kedua pejabat TNI dan Polri itu menyerahkan beberapa paket bantuan sembako dari Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Aziz.
“Semoga kampung tangguh Desa Joho itu, sangat bermanfaat bagi masyarakat. Memberikan ketenangan warga, dan semua warga bisa terbebas dari covid-19,” ujar Pangdam.
Saat ini, ujar Mayjen Widodo, beberapa daerah di Jawa Timur sedang memfokuskan diri untuk menuju masa new normal. Namun, upaya itupun sangat membutuhkan kesadaran tinggi dari dalam diri masyarakat.
“Kita harus tetap menjaga diri kita. Karena, kita tidak mengetahui kapan berakhirnya covid-19 ini,” bebernya.
Pangdam menyebut jika saat ini, vaksin corona belum bisa ditemukan oleh semua pihak. Maka dari itu, dirinya mengimbau warga agar bisa hidup berdampingan dengan covid-19.
“Dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah diberlakukan, salah satunya menggunakan masker. Serta jaga jarak,” ujarnya. (*/dev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




