Untung papa dan mamanya ikut asuransi, sehingga semua biaya perawatan selama beberapa hari sebelum meninggal di rumah sakit di-cover pihak asuransi. Menurut dia, seandainya tak punya asuransi, maka biaya dokter, obat, dan lainnya harus bayar sendiri.
Ia mengaku tak paham apa karena mama dan papanya berstatus PDP dan reaktif saat di-rapid test, sehingga semuanya harus bayar sendiri.
Ia juga mengeluhkan penanganan jenazah papa dan mamanya. Menurut dia, papanya meninggal pada pukul 8 pagi, tapi baru ditangani pukul 14.00 WIB. Begitu juga mamanya yang meninggal pada pukul 14.00. Baru ditangani maghrib.
Berbeda dengan mama dan papanya, kakak kandungnya yang meninggal dalam kondisi hamil 8 bulan bebas biaya. Begitu juga anaknya yang meninggal lebih dulu tak dikenakan biaya.










