Rabu, 30 September 2020 09:02

Kisah ​Kegigihan Relawan Nakes RS Darurat Covid-19 Kota Kediri Dalam Mendapat Izin Keluarga

Jumat, 22 Mei 2020 14:20 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Kisah ​Kegigihan Relawan Nakes RS Darurat Covid-19 Kota Kediri Dalam Mendapat Izin Keluarga
Para relawan tenaga kerja RS Darurat Covid-19 Kota Kediri saat mengikuti pembekalan di tempat kerjanya. (foto: ist).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menjadi relawan Nakes (Tenaga Kesehatan) di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kota Kediri bukan hanya soal keahlian saja, tetapi ternyata juga dibutuhkannya izin dari keluarga sebagai salah satu syarat dalam pendaftaran. Permasalahannya, tidak semua orang tua rela melepas begitu saja putra putri mereka untuk bekerja di garda terdepan untuk melawan Covid-19 tersebut.

"Ya, awalnya susah sih izinnya, terutama ibu. Kalau bapak sih langsung mendukung," kata dr. Dian Ayu Murtidewi, salah satu relawan. Meski sebelumnya dokter muda ini sudah pernah bertugas di rumah sakit dan klinik, ibunya berat untuk melepas putrinya bekerja di rumah sakit darurat yang pasiennya khusus Covid-19.

"Saya jelaskan, bahwa risiko di rumah sakit lain sama saja dengan di sini. Semua Nakes (Tenaga Kesehatan) berpotensi tertular. Bahkan di rumah sakit umum, kita tidak tahu pasien yang datang kena Covid-19 atau tidak sebelum adanya pemeriksaan," terang Dian ketika meyakinkan orang tuanya. Akhirnya, izin pun didapatkan.

Hal yang sama, juga dialami oleh dr. Muhammad Hibban R.L. Sebelumnya, ia pun pernah bekerja di rumah sakit lain. Kontraknya habis, kemudian ia melamar menjadi relawan yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri.

"Saya katakan pada orang tua, kalau sumpah dokter itu mengabdikan jiwa raganya untuk kesehatan masyarakat. Maka saya pun terpanggil untuk menjadi relawan ketika masyarakat membutuhkan," kata Hibban saat meyakinkan orang tuanya.

Menurut Hibban, izin orang tua dan keluarga merupakan salah satu syarat administratif untuk mendaftar menjadi relawan. Tanpa izin, akan didiskualifikasi. Selain itu, juga tidak sedang terikat kontrak dengan institusi atau rumah sakit lain.

"Saya juga ingin menambah pengalaman di sini. Ke depannya, saya ingin bisa ambil spesialis paru, sehingga menangani pasien Covid-19 adalah cara untuk menimba pengalaman," tambah Dian.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, dr. Fauzan Adima mengatakan, pada rekrutmen Nakes periode pertama ini yang lulus ujian seleksi berjumlah 48 orang relawan yang terdiri dari 4 orang dokter muda, perawat, ahli gizi, dan analis. Mereka sejak awal pekan telah mendapatkan pembekalan, melakukan pengenalan ruangan, menyiapkan peralatan, dan juga simulasi menghadapi pasien.

"Ke depannya, jika dibutuhkan kami akan membuka pendaftaran lagi. Kita lihat kondisinya, kita berjaga-jaga jangan sampai nanti kita kekurangan tenaga di saat pandemi mencapai puncak," ujar Fauzan, Jumat (22/5/2020). (uji/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...