Namun Kiai Asep berpesan agar salat malam yang diijazahkan itu jangan sampai diberikan kepada orang lain selain yang hadir pada acara Tabligh Akbar malam ini. Sebab salat malam 12 rakaat itu sangat istijabah (mudah dikabulkan oleh Allah). Bahkan untuk kepentingan maksiatpun dikabulkan. “Kalau salat ini diberikan kepada orang lain, lalu untuk maksiat, kan kita kena getahnya,” kata kiai milyarder tapi dermawan itu.
Tampaknya respon jamaah yang ikut pengajian ini sangat positif. “Mereka senang setelah mendapat ijasah dari kiai,” tutur Aji IT, salah seorang panitia, kepada BANGSAONLINE.com usai acara.
Terkait dengan rencana pihak panitia Tabligh Akbar yang berencana mendirikan Madrasah Aliyah, Kiai Asep menyambut positif. Bahkan Kiai Asep berjanji akan membantu.
Ia juga yakin bahwa pembangunan Madrasah Aliyah di Bali akan sukses. Bahkan lebih sukses dan lebih besar dari Madrasah Aliyah yang didirikan Kiai Asep di Pondok Pesantren Amanatul Ummah. “Kalau saya mendirikan sekolah kan sendirian,” kata Kiai Asep . “Kalau sampean kan secara bersama-sama,” tambahnya. Asal, kata Kiai Asep, mau bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita mulia ini.










