Ketua Ikatan Gay Tulungagung Bisa Cabuli 11 Bocah dengan Iming-iming Uang Rp 150-250 Ribu

"Pada tanggal 15 Januari kemarin, kita melakukan penangkapan seseorang yang sering dipanggil mami. Laki-laki yang sering dipanggil Mami Hasan kami tangkap di Gondang. Dari laporan masyarakat pada 3 Januari, kita 12 hari melakukan penyelidikan. Saat penyelidikan, kami menemukan kurang lebih 11 korban anak-anak di bawah umur yang menjadi korban cabul Mami H," terang Pitra.

Dalam menjalankan aksinya, Mami Hasan yang bekerja sebagai pengelola warung kopi ini mulanya berusaha membujuk para korbannya dengan iming-iming uang sebesar Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu.

"Dia membujuk anak-anak, ini karena memang dia pengelola warung kopi. Anak-anak yang nongkrong di sana dengan cara dia, dia bujuk untuk bersetubuh dengan memberikan iming-iming Rp 150-250 ribu," ujarnya.

Para korban tak lain adalah anak-anak di bawah umur yang sedang nongkrong di warung kopi yang dikelola tersangka. Jika korban bersedia, Mami Hasan pun mengajak korbannya ke rumahnya. Di situlah perbuatan bejatnya dilakukan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: