Kamis, 13 Agustus 2020 22:05

Tim Gabungan Satgas Penyelamatan Kapal Selam Koarmada II Evakuasi Korban Kapal Tenggelam

Kamis, 31 Oktober 2019 22:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Devi Fitri
Tim Gabungan Satgas Penyelamatan Kapal Selam Koarmada II Evakuasi Korban Kapal Tenggelam
Tim Gabungan Satgas Penyelamatan Kapal Selam Koarmada II saat menyelamatkan korban tenggelam akibat dekompresi.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tim Gabungan Satgas Penyelamatan Kapal Selam Koarmada II yang terdiri dari para penyelam Dislambair, Satkopaska, serta Diskes berhasil mengevakuasi dan menyelamatkan dua anggota kapal selam yang diduga mengalami Dekompresi saat menyelamatkan diri dari kapal selam yang mengalami kebocoran.

Keduanya ditemukan oleh para penyelam dan tim kesehatan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengapung di tengah lautan.

Setelah para penyelam berhasil mengangkat tubuh mereka dan menaikannya ke dalam perahu sekoci karet, tim kesehatan segera beraksi dengan melaksanakan nafas buatan atau CPR agar kesadaran korban segera kembali normal. Sebab diduga keduanya mengalami Dekompresi dan keracunan oksigen.

Dekompresi sendiri adalah kondisi medis yang disebabkan oleh akumulasi nitrogen terlarut dalam tubuh setelah menyelam, yang kemudian membentuk gelembung udara yang menyumbat aliran darah serta sistem saraf.

Sementara keracunan oksigen akibat tubuh menyerap oksigen tambahan akibat tekanan bawah air yang menyebabkan hilangnya pandangan periferal yang membuat mata terfokus seperti dalam terowongan dan mual hingga otot berkedut, hilang kesadaran, kejang, dan tenggelam.

Setelah tidak ditemui tanda-tanda kesadaran, maka dilaksanakan evakuasi lanjutan, yakni membawa keduanya ke tempat yang lebih aman dan memiliki fasilitas medis yang lengkap. Satu anggota dievakuasi ke KRI Sultan Iskandar Muda-367 untuk selanjutnya dibawa menuju rumah sakit terdekat dengan bantuan helikopter. Sedangkan anggota lainnya dievakuasi menuju KRI Pulau Rengat-711 untuk dimasukkan ke dalam ruang chamber mini sebagai upaya recovery.

Seluruh peristiwa di atas adalah skenario dari simulasi upaya penyelamatan korban kapal selam yang dilaksanakan di Kolam Basin Koarmada II, pada Kamis (31/10).

Simulasi ini juga sebagai lanjutan dalam upaya antisipasi terhadap terjadinya kebocoran dan kebakaran di kapal selam yang diselenggarakan oleh Satuan Kapal Selam melalui Latihan Penyelamatan Kapal Selam TA 2019. Latihan ini digelar hingga puncaknya sekitar awal November nanti di Situbondo.

Di tempat terpisah, Komandan Satsel Kolonel Laut (P) M. Iwan Kusumah berharap jika latihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit, sekaligus untuk mengukur kemampuan dan kesiapan operasional unsur-unsur TNI AL serta keterpaduan antar satuan untuk menguji doktrin pelaksanaan suatu operasi.

“Saya tegaskan kepada seluruh peserta agar ikuti prosedur standar operasi yang benar sehingga tahapan-tahapan latihan dapat berjalan dengan lancar dan aman guna mewujudkan zero accident dan pastinya sesuai tujuan,” pungkas Iwan. (dev/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...