Bupati Jember dr. Faida MMR meresmikan pembangunan Asrama Haji di Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (7/10/2019).
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Bupati Jember dr. Faida MMR meresmikan pembangunan Asrama Haji di Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (7/10/2019), yang menelan biaya kurang lebih Rp 220 miliar.
Gedung megah itu rencananya akan berdiri dengan 7 lantai. Bangunan akan dilengkapi miniatur kabah dan tempat untuk sai seperti dari Safa ke Marwa. Asrama haji nantinya sebagai tempat menasik haji dan tempat jemaah berkumpul sebelum berangkat ke Surabaya dan lanjut ke Tanah Suci Mekkah.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Untuk proses pembangunan akan dilakukan secara beberapa tahap. Di mana untuk tahap awal, akan selesai pada Desember 2019 mendatang
“Kita hari ini selamatan (tasyakuran, red) peletakan batu pertama pembangunan Asrama Haji Jember, (saat ini) tahap pertama yang akan dilakukan untuk 3 bulan pertama, dengan anggaran dari APBD Jember sebesar Rp 17,5 miliar dari pondasi hingga struktur tahap pertama,” ujar Bupati Jember Faida usai melakukan simbolis peletakan baru pertama sebagai tanda dilakukannya pembangunan gedung megah tersebut.
“Kemudian pada Januari 2020, dilanjutkan tahap kedua dengan anggaran Rp 132 miliar. Itu untuk bangunan sampai lantai ketujuh. Kemudian nanti di perubahan anggaran (APBD) 2019 (disiapkan anggaran) sekitar Rp 70 miliar, untuk interior, agar Asrama Haji ini bisa juga berfungsi sebagai hotel transito, wisma atlet, wisma diklat, wisma daerah, dan memberikan manfaat maksimal,” jelasnya.
“Untuk tahap pertama juga akan disiapkan 440 tempat tidur yang berada di dalam 135 kamar. Cukup untuk 1 kloter itu,” ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




