Selasa, 02 Juni 2020 11:53

Mahfud MD Beri Dukungan Moral kepada Imam Nahrawi

Jumat, 20 September 2019 01:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Mahfud MD Beri Dukungan Moral kepada Imam Nahrawi
Prof Mahfud MD berbincang dengan anggota DPRD Jatim, Hari Putri Lestari di Gedung Negara Grahadi. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pakar hukum ilmu tata negara yang juga tokoh masyarakat Madura, Prof. Mahfud MD memberi dukungan moral kepada Imam Nahrawi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mahfud berharap mantan Menpora RI itu kuat, bersabar, dan tegar dalam menjani proses hukum yang sedang dihadapi.

“Dia itu sahabat saya yang baik, mudah-mudahan kuat, bersabar, dan berani, tegar menjalani proses hukum, begitu saja. Soal faktanya saya tidak tahu,” ujar Prof Mahfud MD di sela kegiatan silaturrahim antara Gubernur Jatim dengan anggota DPR RI, DPD RI asal Dapil Jatim dan anggota DPRD Jatim maupun pimpinan DPRD kabupaten/kota di Jatim di gedung negara Grahadi Surabaya, Kamis (19/9) malam.

Ia juga mengapresiasi Imam Nahrawi yang mengundurkan diri, begitu statusnya ditetapkan KPK menjadi tersangka dalam dugaan kasus dana hibah KONI dari Kemenpora.

“Karena sudah jadi tersangka, gitu kan harus mundur. Yang lain juga sudah mundur, tidak apa-apa. Saya sudah sering ketemu dengan Imam Nahrawi, kuatkan ya hadapi. Kalau Anda benar Insya Allah baik,” terang Mahfud yang mengaku sering bertemu dan komunikasi dengan Menpora sebelum ditetapkan menjadi tersangka.

Khusus soal reaksi dari pihak keluarga yang kecewa berat dengan keputusan KPK, Mahfud menyatakan bahwa hal itu biasa saja. “Saya tidak mengikuti apa sih reaksinya, ya biasa saja orang kaget,” tambah pria murah senyum ini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Imam Nahrawi telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka baru dalam pengembangan penyidikan dugaan kasus dana hibah KONI dari Kemenpora, pada Rabu (18/9) kemarin.

Tak ayal, pihak keluarga khususnya adik kandung Menpora langsung mereaksi keras terhadap keputusan KPK yang menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka. Bahkan, Syamsul Arifin selaku adik Imam Nahrawi, menuding KPK telah berbuat zalim karena menetapkan seseorang tersangka tanpa adanya bukti yang kuat.

Imam Nahrawi sendiri sudah menghadap Presiden RI, Joko Widodo untuk mengundurkan diri dari kabinet karena ingin fokus dalam menjalani proses hukum yang disangkakan kepadanya. (mdr/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Senin, 01 Juni 2020 12:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<...